Polresta Mojokerto Antisipasi Penyebaran Corona

Polresta Mojokerto Antisipasi Penyebaran Corona

Saat ini, dunia sedang digemparkan dengan wabah virus Corona. Virus yang dipercaya pada dari Wuhan, Tiongkok sekarang sudah menebar ke kira-kira negara. Banyaknya pengidap virus tersebut yang tidak sedikit habis meninggal, serta persebarannya yang sangat cepat menciptakan banyak negri panik dibuatnya, begitu juga pada Indonesia. Pemastian di Indonesia sendiri telah semakin memburuk. Jumlah yang sudah konklusif mengidap virus ini semakin meningkat seiring berjalannya hari, belum lagi penderitanya yang tersebar di kurang lebih kota. Menimbang kondisi yang genting serupa ini, Pemerintah telah menetapkan apabila wabah virus Corona tutup menjadi penderitaan non bidang. Banyak pihak yang disibukkan dalam penanganan wabah tersebut, salah satunya faksi kepolisian. Walakin, hal ini tidak lantas membuat tersebut lupa akan tugasnya di meringkus kelengahan, seperti yang terjadi dalam Mojokerto.

 

2 orang tokoh kejahatan makbul diringkus oleh kepolisian. Dua pelaku mereka berhasil mengerjakan kejahatan, adalah pembobolan sebuah rumah sia-sia. Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendy menyebarkan jika kedua pelaku ityu memang terampil dalam menerawang rumah mematung. Setelah dicari tahu, kedua pelaku ityu bernama Pendirian Ariyanto, umur 37, seorang warga Dukuh Bunut, Kecamatan Driyorejo, Kota Gresik serta Didik Hariyono, umur 30, seorang kelompok Desa Dawarblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Kedua pelaku tersebut ternyata adalah terpidana yang telah keluar mulai lapas.

 

Aksi pembobolan rumah tersebut tersebut lakukan di sebuah wisma di kerajaan Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Kejadian mereka dilakukan di dalam hari Sabtu, 15 Februari 2020 pada pagi buta lebih kurang pukul 03. 00 WIB. Dengan seharga bermodalkan linggis dan obeng, mereka berproses menjebol graha tersebut. Benar-benar modus yang mereka pakai adalah beserta mencari bersama mengincar bait yang dirasa kosong lalu kemudian itu akan menyungkit pintu tulat rumah. Sehabis sudah menyerap, lantas mereka menggasak kurang lebih berharga yang ada di rumah mereka.

 

Anggota Bagian Resmob Satreskrim Polresta Mojokerto sendiri segera mencari presensi para tokoh dan makbul diamankan pada hari Sabtu, 21 Maret 2020. Ketika diamankan, polisi mendapati beberapa barang petunjuk kejahatan tersebut. Barang ityu antara beda berupa wahid unit sepeda motor Honda Beat nomor plat S 5382 RU hitam, satu impak handphone merk Oppo tipe A5s rona biru, & satu kelanjutan tas warna hitam serta jabil warna merah muda. Ternyata saat laksana, mereka memungut barang bercorak 2 impak HP merk Oppo tipe A5S rona biru serta HP merk Oppo type Neo 5 warna putih dan dompet besar perut uang wahid juta yen. Kerugian si korban diperkirakan berkisar 3, 5 juta rupiah.

 

Dari penuturan para pelaku pun, ternyata mereka juga meninggalkan aksi maksiat serupa di tempat berbeda. Ikhfina-Barra di Tanah air Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto dalam hari Ahad, 8 Maret 2020 pada pukul 01. 30 WIB. Mereka seorang diri sudah ganda ditangkap secara kasus yang sama. Pada kasus ini, meronce dijerat beserta ancaman 5 tahun penjara.